Dirt on My Boots – Galaknya Bikin Cinta

Judul: Dirt on My Boots
Penulis: Titi Sanaria
Tahun terbit: 2017
Penerbit: Elex Media Komputindo
Genre: City Life – Novel Dewasa
Jumlah halaman: 291
ISBN: 978-602-04-4723-0

***

Dia bos lo. Tugas dia memang menilai hasil kerja lo. Dia dibayar untuk mencaci maki dan bikin hidup lo susah.—Sofi, hal. 33

***

For the first time of my life, saya melanggar janji saya sendiri. Kenapa? Dulu saya sempat berjanji nggak akan pernah baca buku yang diambil dari penulis wattpad. Bukannya saya meremehkan penulis-penulis watty, tapi saya pernah kecewa berat dengan salah satunya. Dan hal itu masih membekas sampai sekarang, paling tidak sebelum saya membaca buku ini. So, Dirt on My Boots merupakan buku yang berasal dari watty yang pertama kali saya baca.

Awalnya saya nggak paham kalau buku ini berasal dari watty. Saya kenalan dengan buku ini melalui salah satu akun twitter yang merekomendasikannya. Dua kata kunci yang membuat saya harus berburu buku ini sampai dapat: dewasa dan renyah bahasanya! Alhasil saya langsung ngepot dua toko buku sekaligus untuk mencari buku ini.

Agak terkejut saat melihat halaman persembahan. Waduh, ternyata berasal dari watty. Di sampul sama sekali tidak ada embel-embel khas buku dari watty, jadi saya nggak curiga sama sekali. Namun dengan bekal rekomendasi akun @fiksimetropop, saya bulatkan tekat untuk membaca.

Predikat sebagai novel dewasa sudah terasa ketika saya membawa prolognya. Bahasa yang mungkin hanya dimengerti usia 21 tahun ke atas itu sudah keluar. Saya yang akhir-akhir ini kurang semangat membaca, jadi membuka mata lebar dan fokuskan pikiran.

***

Cerita Dirt on My Boots ini menggunakan meet cute untuk mempertemukan dua tokoh utamanya. Ya sebenarnya nggak cute cute amat sih, karena kedua tokoh dipertemukan di dalam lift yang terhenti karena mati lampu. Namun penulis iseng banget deh, dengan menyisipkan pra-pertemuan di prolognya.

Oh iya, saya baru sadar kalau tokoh utama dalam buku ini adalah cewek saat memasuki bab kedua. Kemana aja lo Riiiin, batinku. Namun ya apa daya, saya nggak ngeh sama sekali sih.

Oke, unsur dewasa sudah terbukti dari pembukanya. Lalu bagaimana dengan tutur kata penulis yang renyah? Kerenyahan bahasa yang digunakan penulis muncul tak lama setelah saya sadar bahwa tokoh utamanya seorang cewek. Saat itu juga pikiran saya terus memerintahkan untuk membaca sampai akhir. Padahal kerjaan lagi numpuk saat itu -_-

Sita, tokoh utama, memiliki masalah dengan Pak Andra, bos baru yang galaknya luar biasa. Udah galak, perfeksionis dan suka merendahkan lagi. Sita sampai habis kesabaran menghadapi makhluk yang digambarkan sebagai pemilik bokong terseksi sekantor ini.

291 halaman buat saya ketagihan. Percaya atau tidak, akhir-akhir ini kecepatan membaca buku saya lagi payah sekali. Buku yang sebelumnya saya baca saja butuh satu bulan lebih. Eh, begitu ketemu buku ini, saya bisa menghabiskan 291 halaman ini dalam semalam. GILA!

Saat membaca buku ini saya nggak hanya banyak mendapatkan pengetahuan tentang dunia orang-orang dewasa saja (oh c’mon!) tapi juga persahabatan yang kocak, hubungan ibu-anak yang terasa nyata, hingga kisah cinta yang sebenarnya biasa namun sialnya bikin saya pengin macarin atasan juga hahaha!

Buat kamu yang suka terdistraksi saat melihat typo pada tulisan, mohon maaf, buku ini masih ada typonya. Kalau nggak salah sih ada dua typo. Namun buat saya yang udah ngebet dan kepo dengan kehidupan Sita, hal tersebut nggak terlalu bermasalah. Apalagi ketika lagi di puncaknya cerita. Duh, ada tulisan yang nggak sengaja dimiringkan saja mungkin nggak saya gubris saking asyiknya.

Untuk sampul, Dirt on My Boots ini sederhana sekali. Justru dengan kesederhanaan ini, kesannya nggak banyak tingkah, Fokus ke judul yang sengaja ditulis besar-besar. Saya juga sangat berterima kasih dengan keputusan untuk nggak mencantumkan “telah dibaca XX Juta kali di Wattpad”. Mungkin kalau ada tanda itu, saya bakalan mengurungkan niat untuk membeli dan membaca buku ini.

So far, saya jatuh cinta sama dinamika kehidupan Sita. Apalagi dengan si pemilik bokong seksi, Fendy Sastradiandra. Tuh kan, saya sampai hafal nama lengkapnya. Berarti saya udah beneran jatuh cinta! Ah, andaikan di kantor saya ada bos (atau anak maganglah minimal haha!) yang setipe dengan Pak Andra ini, mungkin kantuk saya di siang hari setelah makan siang bisa sedikit terkurangi.

Buat kamu yang udah bosan dengan alur cerita menye dan lambat, atau ingin mencoba kisah baru dengan tutur bahasa yang renyah kriuk, coba deh baca buku ini. Saya bocorkan harganya ya. Di Gramedia harganya 68.000 rupiah. Mungkin kalau di Togamas bisa lebih murah lagi hehehe.

Selamat membaca!

Rate: 4.5/5

 

Love,

Arintya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s