0

[Resensi] Harmoni by Heruka

sumber: goodreads.com

Judul : Harmoni – Jawaban untuk penantian yang salah

Penulis : Heruka

Penerbit : De Teens

Tahun : 2016

ISBN : 978-602-296-199-4

Jumlah halaman : 240

***

Blurb

Paras  berkutat dengan revisi novel ketiganya yang tersendat lantaran sang editor ingin karya Paras jadi the breathtaking one, nggak sama dengan novel sebelumnya.

Rafal masih bergeming dengan tulisannya yang sebentar-sebentar dihapus, diedit, lalu frustasi dan merasa nggak berbakat menulis.

Lalu, serangkaian kejadian di Writing Clinic, hingga kepergian Rafal ke Polandia meletakkan keduanya di area yang berbeda.

*** Baca lebih lanjut

Iklan
0

Garnish – Cafe and Gallery

Jpeg

Judul : Garnish

Penulis : Mashdar Zainal

Penerbit : De Teens

Tahun : 2016

ISBN : 978-602-391-126-4

Jumlah halaman : 220

***

Kata Mama, anak laki-laki tak seharusnya berada di dapur. Dapur itu urusan perempuan. Banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan anak laki-laki di luar sana, mereka bisa bermain sepak bola atau bermain music, mereka bisa merakit mesin dan bahkan bercocok tanam, bukan berhadap-hadapan dengan kompor, di dapur. —Buni.

Aku bukan robot. Aku akan melakukan apa saja yang kuinginkan. Tadi Ayah bilang tak suka jika rumah menjadi kotor, tak suka jika aku kotor. Lihatlah, aku akan hidup dengan ini. Dengan cat-cat ini. —Anin.

*** Baca lebih lanjut

0

Distance Blues

Jpeg

Judul : Distance Blues

Penulis : Agustine W.

Penerbit : Ping

Tahun : 2016

ISBN : 978-602-391-109-7

Jumlah halaman : 288

***

Blurb

Memilihmu, haruskah merasa ragu?

Nyatanya, Elmi memang sedang mempertanyakan isi hatinya sendiri. Bukan maunya jauh dari Dirga, sang kekasih. Lagian, Dirga bekerja untuk masa depan mereka juga, kan? Tapi, Rasyad—chef pemilik restoran Timur Tengah yang ganteng banget—membuat sesuatu di dalam dada Elmi tercampur baur.

Rasyad rajin memberi Elmi kejutan. Ia juga siap jadi “sopir” kalau saja Elmi mau. Sesekali, tindakan Rasyad yang spontan malah membuat Elmi tersentak—Dirga saja belum pernah melakukannya. Apalagi, Dirga bukan tipe cowok romantis yang suka memberi Elmi surprise.

Rasyad yang hadir saar LDR-an, OCD yang butuh terapi, belum lagi Mama yang cerewet dan berputar-putar di kepala Elmi.

Tapi, urusan hati harus diurai, kan? Berarti, Elmi memang harus memutuskan.

*** Baca lebih lanjut