Fesyenisheeza

Jpeg

Judul : Fesyenisheeza – Cerita Penuh Mimpi Desainer Belia

Penulis : Nita Lana Faera

Penerbit : PING

Tahun : 2016

ISBN : 978-602-391-060-1

Jumlah halaman : 188

Blurb

Sheeza yang baru berusia 14 tahun ini punya cita-cita besar jadi desainer.

Gara-gara kebaya hasil rancangannya yang dikenakan Bu Lidya menarik perhatian banyak orang, Sheeza pun kebanjiran pesanan ngedesain pakaian. Biar semakin banyak orang yang melihat hasil karyanya, Sheeza menutuskan membuat blog. Fesyenisheeza namanya.

Tapi, selalu aja ada yang sirik terhadap keberhasilannya. Bianca dan gengnya nggak suka Sheeza jadi perhatian. Mereka bakal berbuat apa pun untuk mencuri keberhasilan Sheeza.

***

Pertama kali saya melihat novel ini, saya langsung jatuh cinta sama covernya. Kalo dalam bahasa fashion, kelihatan chic! Pas dan eye-catching. Suka deh. Terlebih dengan adanya ilustrasi yang fashion banget!

Kemudian, saya merasa ditipu nih sama penulis. Karena ekspektasi saya melihat novel ini adalah akan dibawa ke dalam kisah ‘serius’ dengan banyak istilah-istilah fashion. Ternyata nggak! Saya salah. novel ini merupakan novel komedi dengan cover paling nggak nyantai yang pernah saya baca. Plus, saya diajak penulis untuk menyelami kehidupan gadis belia bernama Sheeza dengan kocak. Bahkan ketika ada adegan yang seharusnya serius, penulis pun dengan asik membawakannya dengan kocak.

***

Well, Sheeza mempunyai cita-cita menjadi seorang desainer. Awalnya ia masih curi-curi waktu untuk menggambar desain dan menutupi hobinya itu dari kedua orangtuanya. Akibatnya, sang mama yang super kepo (dan lebay) jadi salah paham. Sang mama yang nggak kalah kocak itupun berniat menjodohkan anaknya yang baru 14 tahun—EMPAT BELAS TAHUN—dengan salah satu anak teman SMAnya. Titik mula karier Sheeeza sebagai desainer adalah ketika rancangannya dipakai Bu Lidya (wali kelas Sheeza yang ternyata kocak abis) saat pesta lamaran beliau.

Ya, hidup nggak akan seru kalo nggak ada orang-orang negatif di sekitar kita. Begitu pula dengan kehidupan Sheeza. Bianca dan kawan-kawan berusaha dengan kocak pula untuk menghambat karier Sheeza sebagai desainer. Ada aja kerjaan mereka, berbuat onar, dan akhirnya mereka tertimpa buah dari keonaran mereka sendiri.

Setelah banyak mengalami hambatan dalam kariernya, Sheeza pun mencoba peruntungan dengan mengikuti perlombaan desain tingkat nasional. Disanalah ia mendapatkan kepercayaan diri untuk lebih terbuka akan impiannya menjadi desainer kepada kedua orangtuanya.

***

Novel ini ringan untuk dibaca (berasa bulu ayam aja ringan). It means, saya nggak perlu mikir yang dalem. Kadar kocaknya juga ringan, asik deh. Apalagi buat kamu yang bosan dengan skripsi buku tebel dan butuh bacaan ringan untuk refresh pikiran yang penat.

Namun ada beberapa hal yang saya rasa kurang.

Yang pertama adalah ‘perjodohan’ antara Sheeza dan Emir. Oke, masalah perjodohan emang lagi ngetren lagi, tapi gaya Emir saat mengajak jalan Sheeza itu apa ya, maaf nggak mendidik. Kenapa? Karena ada beberapa perkataan Emir yang kurang sopan. Hehehe. Jangan-jangan ini hanya perasaan saya aja yang kolot atau generasi muda sudah berubah ya? Emang power ranger pake berubah segala?

Yang kedua adalah kurangnya eksplor mengenai fashion, terlebih lagi untuk eksplor mengenai kebaya. Mungkin kalo disisipi dengan istilah-istilah fashion yang berhubungan dengan kebaya, akan menambah daya tarik lagi, seperti kebaya kutu baru, kain puring, kain brokat, cutting, layer, dan lain-lain. Kurang greget aja, kesannya. Seperti makan bakso tanpa kuah.

Tapi, ada sebuah pesan moral yang dapat saya ambil dari perjalan desainer belia ini, dari Mama dan Papa Sheeza dan smartphone mereka.

“Semua ini gara-gara smartphone kita ya, Pa,” sesal Mama.

“Bukan! Bukan salah smartphone mengandung, tapi salah kita yang nggak bisa ngatur waktu, Ma.”-hal. 155

Well, selamat membaca!

Selamat tenggelam dalam kocaknya dunia Sheeza! 😀

Rate : 2/5 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s