Cahaya Bintang Tareem – Unpredictable Marriage

Cahaya Bintang Tareem [DIVA Press]

Judul : Cahaya Bintang Tareem

Penulis : TaaNee Jee

Penerbit : Diva Press

Tahun : 2015

Cetakan : Pertama

ISBN : 978-602-0806-67-9

Jumlah halaman : 320

***

“Lihat saja, aku akan membuktikan aku bukan pecundang seperti yang kau katakan, kau akan tahu siapa yang sebenarnya pecundang, karena sebentar lagi kau pasti jatuh dalam pelukan laki-laki yang kau sebut PECUNDANG!”—Algha, hal. 28

***

Dee, seorang gadis lulusan Al-Ahgaff dan Algha, mahasiswa pascasarjana, terpaksa menikah dan tinggal serumah. Pernikahan mereka sama sekali tanpa ada rasa cinta satu sama lain. Hmm…dari awal saya menebak apakah Dee dan Algha dijodohkan, seperti pada cerita Siti Nurbaya. Tapi, masa masih ada si, perjodohan yang terkesan kuno dan kaku tersebut?

Begitu membaca lembar demi lembarnya, ternyata ‘pernikahan terpaksa’ itu terjadi akibat adanya kecelakaan, di luar kendali dari Dee dan Algha. Eits, bukan karena Dee hamil di luar nikah ya? #sinetronbanget #alurbasi #okelanjut!

Karena sama-sama sudah mendamba cucu, kedua orangtua Dee dan Algha kemudian merestui mereka, meskipun kedua pengantn baru ini menyembunyikan ‘perjanjian pernikahan terpaksa’ tersebut dari orangtua masing-masing.

Sampai pada suatu waktu, seseorang dari Yaman, hampir saja merusak ‘pernikahan terpaksa’ mereka yang mulai tumbuh, dan kata ‘cerai’ pun terlontar dari Dee.

***

Sudah lama saya tidak membaca novel tentang marriage life. Kebanyakan novel tentang marriage life yang saya baca berkisah mengenai kehidupan pasangan urban dengan berbagai profesi. Mulai dari banker, dokter, konsultan IT sampai ibu rumah tangga. Hampir semuanya menitikberatkan bagaimana keduanya mempertahankan keluarga dan karier.

Namun novel ini berbeda. Marriage life diceritakan secara islami. Banyak pelajaran yang saya dapat dari hubungan ‘terpaksa’ Dee dan Algha. Dee, seorang wanita berkerudung yang sangat menjaga diri, dengan tidak bersentuhan selain dengan mahramnya. Sementara Algha, lelaki pekerja keras, yang walaupun menyebalkan tetap saja tidak lupa mengingatkan untuk melakukan solat berjamaah.

Konflik-konflik kecil yang dihadirkan penulis serasa popcorn yang meledak di dalam panci saat digoreng. Pas aja rasanya. Seperti pertemanannya dengan Robia, gadis keturunan Indo-Arab, yang membawanya pada Amrina, gadis misterius yang suka mengendap-endap untuk mengirimkan surat. Hubungan Amrina dengan Dee serta Algha juga nggak kalah mengejutkannya dan kemunculan Frans yang membuat Algha harus bergerak cepat. Awalnya terkesan berputar-putar, namun penulis agaknya nggak rela kalau pembacanya dibuat pusing. Oleh karena itu penulis membuat semua tokoh utama dan tokoh pendukung ini disatukan dalam lingkaran yaitu kota Tareem, Yaman.

Printilan-printilan kecil mengenai budaya Yaman juga tak luput disisipkan penulis. Seperti bubur khas Yaman, kebiasaan mendengarkan lantunan ayat kitab suci, hingga kehidupan di sakan (semacam asrama) untuk putra dan putri di Universitas Al-Ahgaff.

***

Selama membaca novel ini, saya berasa percakapan antar tokoh agak kaku. Penggunaan kata sapaan ‘kau’ dan ‘saya’ oleh Dee dan Alghaf membuat saya gemas sendiri, padahal mereka sudah menjadi suami-istri.

Oh iya, ada beberapa typo atau kesalahan penulisan di dalam novel. Sebenarnya hanya dua kata sih, tapi menurut saya sayang banget, karena kata tersebut merupakan kata yang sehari-hari kita gunakan.

Yang pertama adalah penulisan kata ‘Akutansi’ pada halaman 103. Setelah saya cari di KBBI, penulisan yang benar adalah ‘Akuntansi’.

Kemudian yang kedua adalah penulisan kata ‘Sepati’ pada halaman 7. Saya yakin banget kalau sebenarnya penulis ingin menulis kata ‘Sepatu’. Mungkin pada saat mengetik, penulis terburu-buru sehingga terpeleset ke huruf ‘I’ pada keyboard. Ya, nggak papa sih, kan huruf ‘U’ dan ‘I’ di keyboard sebelahan. Hihihi. Semoga bisa menjadi bahan koreksian apabila akan melakukan cetakan kedua. Yay!

***

Over all, saya suka dengan ide ceritanya. Jarang-jarang yang mengangkat ‘kecelakaan’ tersebut dan mengembangkannya jadi marriage life yang complicated ini. Bumbu sahabat jadi cinta dan persaingan dalam memperebutkan hati wanita juga oke. Oh iya, pemilihan warna pada cover juga pas, nggak maksa. Biru lembut, dan terdapat ilustrasi bangunan-bangunan khas Yaman. Suka!

Jadi, buat kalian yang suka baca novel-novel tentang kehidupan rumah tangga dan udah bosen banget dengan kehidupan rumah tangga kaum urban yang dengan rajinnya menyebutkan merk-merk pakaian mahal gilak, boleh banget baca novel ini.

Selamat membaca!

Rate: 2/5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s