Unforgettable Stories – Dongeng Inspirasi Masa Kecil

Jpeg

Jpeg

Judul : Unforgettable Stories – Dongeng Inspirasi Masa Kecil

Penulis : Mulyadi Al-Gunsary, dkk

Penerbit : De Teens

Tahun : 2015

Cetakan : Pertama

ISBN : 978-602-255-952-8

Jumlah halaman : 216

***

“Jangan sepelekan dongeng atau kisah-kisah dari masa kecilmu. Siapa tahu dongeng atau kisah tersebut akan terwujud dalam hidupmu.”—Dongeng-Dongeng saat Mati Lampu

***

Novel ini merupakan kumpulan cerpen pemenang dari Lomba Dongeng Masa Kecilku, yang enceritakan tentang orang-orang yang terinspirasi oleh dongeng dari masa kecil. Ada yang terinspirasi dari dongeng-dongeng lokal seperti Bandung Bondowoso, Pandiman dan Kendiririsik, dongeng internasional juga tak kalah menginspirasi seperti Hansel and Gretel serta Gadis Penjual Korek Api.

Novel ini berisikan 15 judul cerpen. Judul-judul tersebut adalah :

  1. Pandiman Pulang
  2. Penyihir Manisan
  3. Antara Aku, Aldy dan Dongeng Kupu-Kupu
  4. Panah-Panah Hrudadali
  5. Ayahku Seorang Pendongeng
  6. Gadis Penjaja Waktu
  7. Dongeng-Dongeng Saat Mati Lampu
  8. Bandung Bondowoso Project
  9. Keong Juara Lari
  10. Beautiful Inside
  11. Kuping Caplang
  12. Perempuan dalam Cermin
  13. Impian Anastasia
  14. Gaun Sang Putri
  15. Sahabat Terbaik

***

Dari kelimabelas cerpen di atas, ada beberapa cerpen yang menarik bagi saya. Tidak hanya isinya yang ‘out of the box’ tapi juga pesan moral yang disampaikan tidak berkesan menggurui. Selain itu, bahasa yang digunakan juga asik serta enak untuk dibaca.

Pandiman Pulang

Cerpen tersebut mengisahkan tentang perbedaan nasib yang dialami oleh tokoh utama dan sahabatnya karena saat masa kecil mereka tumbuh dengan interpretasi dongeng yang berbeda pula. Tokoh utama tumbuh menjadi seorang yang ‘takut’ melawan arus, karena mempercayai dongeng tentang Hantu Kendiririsik yang menyebabkan banyak kematian di kampungnya. Sementara sang sahabat, tumbuh menjadi pribadi yang ‘berani’ melawan arus karena cerita mengenai Pandiman yang menolak imbalan dari sang raja yang menggiurkan.

“Pandiman merasa masih punya tujuan yang harus dicapainya. Dan menurutnya, wanita akan mengikat dan membatasi tujuan hidupnya.”—Hal. 20.

Dongeng-Dongeng saat Mati Lampu

Tokoh aku yang terinspirasi tentang cerita-cerita sejarah yang kerap dibawakan oleh Sang Ayah ketika mati lampu, seperti Mahabaratha, perjuangan Pangeran Diponegoro, tentang Kerajaan Cirebon hingga petualangan Tintin ke negeri Tibet. Berawal dari cerita-cerita tersebut, tokoh aku tertarik akan sejarah dan berusaha untuk bersua dengan latar tempat cerita-cerita tersebut berasal. Penulis seakan berusaha menyisipkan bahwa jika ada kemuan pasti ada jalan dalam cerita pendek ini. Tokoh aku, dengan berbagai usaha yang ia lakukan, hingga suatu waktu berhasil mengunjungi tempat-tempat yang dulu hanya ia dengar dari cerita Sang Ayah, mulai dari Cirebon hingga tempat yang diyakini menjadi saksi perang Bharatayudha.

***

Well, masa kecil saya juga penuh dengan dongeng-dongeng yang kerap diceritakan Kakung (kakek) sebelum tidur. Saya ingat betul, Kakung berulang kali menceritakan tentang ‘Kancil Mencuri Timun’. Mengambil sesuatu yang bukan haknya, pasti suatu saat nanti akan menemui celaka. Dan, saya masih mengingat jelas itu. Hingga saat ini, saya anti yang namanya TA (titip absen) saat kuliah. Karena TA adalah salah satu bibit dari mengambil yang bukan haknya, yaitu presentase kehadiran. #maafcurhat

***

Saya suka novel ini. Tema yang diangkat juga nggak ‘pasaran’. Cov­er-nya sendu-sendu gimana gitu. Suka! Ya…walaupun sempat ada beberapa kesalahan redaksional (seperti kurangnya tanda baca—sangat disayangkan ya hiks!)

Namun, saya kurang suka deh, dengan penempatan ilustrasi yang sama dengan cover, di setiap awal cerita baru. Nggak matching aja dengan ceritanya. Misalnya, judul ceritanya ‘Penyihir Manis(an)’ yang terinspirasi dari dongeng Hansel and Gretel. Nggak matching kan, kalau ilustrasinya sama seperti cover?

***

Over all, novel ini akan banyak mengingatkan kita akan dongeng-dongeng masa lalu. Nggak hanya mengingatkan, tapi juga membagi pengalaman.

Jadi, mana dongeng yang menginspirasimu?

Rate : 3/5

 

Iklan

5 thoughts on “Unforgettable Stories – Dongeng Inspirasi Masa Kecil

  1. Terima kasih sudah membaca Unforgettable Stories (2015). Mohon doa dan restunya untuk novel debut saya. Insya Allah. 😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s