Haseki Sultan – Selir Istimewa Sultan dari Rohatyn

IMG_20150203_074415

“Aku haseki sultan. Putraku adalah putra mahkota.”

 Blurb

Sejak awal, harem telah meramaikan pesta peradaban manusia. Harem menjadi simbol kedigdayaan kaum lelaki. Istana Harem dibangun sebagai wadah, pajangan para wanita cantik, sekaligus tempat menyemai para pewaris.

Di salah satu sudut Istana Topkapi, di area yang selalu dipenuhi semerbak aroma wangi, Istana Harem mengumpulkan ratusan gadis cantik. Mereka menunggu kesempatan untuk hadir di peraduan sultan. Berasal dari Rohatyn, Roxelana menginjakkan kakinya di Istana Topkapi. Ia membawa serta mimpinya utuk dipersembahkan dalam sejarah Kekaisaran Ottoman.

Namun, dunia harem adalah dunia persaingan. Maka tak heran, harem tumbuh menjadi area remang-remang yang penuh intrik dan persekongkolan. Di balik hilir mudik tubuh-tubuh sensual, mengalir gelombang pergulatan yang bahkan lebih dahsyat dibanding ombak Selat Bosporus.

***

Saat melihat cover novel ini, saya pikir, saya akan diajak untuk menikmati kehidupan di kerajaan yang bergelimang kemewahan dengan segala kemudahan. Ternyata saya salah. Novel ini mengajak saya untuk melihat kehidupan Roxelana, seorang haseki sultan dari nol. Mulai dari kisah penculikannya, dijual di Pasar Budak Kaffa, menjalani pemeriksaan kegadisan, hingga akhirnya ia bertemu dengan Sultan Sulayman di peraduan.

Roxelana, adalah putri dari seorang pendeta gereja di daerah Rohatyn, Ukraina. Semasa kecil, ia paling suka menyelinap ke luar gereja dan menikmati kebebasannya. Untuk itu, ia tak mau dimasukkan Sang Ayah ke dalam asrama. Sampai akhirnya, pada suatu malam, ia diculik oleh segerombolan orang dan berakhir di Pasar Budak Kaffa.

Di Pasar Budak Kaffa, seorang wanita terlihat seperti barang dagangan. Mereka dipilah menurut kebutuhan tuannya. Bagi mereka yang membangkang, lecutan cambuk siap menanti. Sungguh menakutkan! Namun, di pasar tersebut, apabila seorang wanita dijual pada utusan sultan, secercah harapan untuk kehidupan yang lebih baik akan tiba. Bagi mereka yang beruntung, mereka akan menemani sultan di peraduan. Namun bagi mereka yang kurang beruntung, mereka akan diberikan untuk menemani para prajurit perang.

Sama seperti impian gadis lain saat memasuki Istana Topkapi, Roxelana mendamba untuk menemani Sang Sultan, walaupun hanya satu malam.

Sebagai seorang penguasa, Sulayman layaknya tuhan kecil. Kehendaknya menjadi perintah.—Hal. 232

Sultan pun akhirnya jatuh hati pada Roxelana, meskipun ia telah mempunyai seorang haseki sultan (selir favorit). Ia bahkan menempatkan Roxelana di sebuah pavilium dekat dengan peraduannya. Bak gayung bersambut, Roxelana juga menaruh hati pada Sang Sultan.

 Kehidupan di Istana Topkapi tidak sebatas antara Roxelana dan Sultan Sulayman. Ada beberapa kasim dan pada gedikli (gadis yang menempati daftar tunggu untuk bertemu sultan). Rupanya, ada yang menarik di antara para kasim dan gedikli. Untuk melancarkan para gedikli naik ke peraduan sultan, terdapat hubungan terselubung di belakangnya. Para kasim (yang seharusnya sudah dikebiri) ternyata tidak semua merupakan kasim murni. Beberapa di antaranya hanya butuh sebuah kebohongan untuk mengelabuhi yang di atas soal pengebirian. Sungguh, cerita yang penuh intrik dan konflik.

Impian masa kecil Roxelana untuk menjadi seorang Cleopatra sedikit demi sedikit telah terwujud. Ia melahirkan seorang putra untuk sultan dan ia akan segera menempati jabatan sebagai haseki sultan. Banyak omongan miring yang mengikuti perjalanannya untuk menapaki tangga haseki sultan, termasuk dari haseki sultan yang terdahulu, Mahidevran Gulbahar.

Inilah akhir dari penantian seorang gadis dengan nama asli Alexandra Anastasia, anak seorang pendeta dari Rohatyn yang suka menyelinap keluar gereja.

 Cleopatra! Keajaiban yang tidak lagi tersembunyi!—Hal. 478

***

Hal yang membuat menarik lainnya adalah adanya daftar pustaka pada bagian belakang novel. Penulis berarti tidak main-main dalam melakukan riset saat penulisan novel ini dan tidak melakukan copycat.

IMG_20150206_095831

Well, saya memberikan dua setengah bintang untuk novel ‘Haseki Sultan’ ini. Rasa ngeri dan deg-degan yang diberikan penulis pada saat suasana pengebirian kasim masih tersisa bahkan hingga bab ke-40. Dan, saya menemukan sebuah kutipan yang menarik dalam novel ini. Kutipan ini adalah penggambaran saat Sultan Sulayman jatuh cinta pada Roxelana, sang haseki sultan.

Terkadang, cinta hadir lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun. Terkadang, cinta lebih mengejutkan dari apa pun. Dan terkadang, cinta mengalahkan segalanya.—hal. 232

 ***

Judul : Haseki Sultan – Selir Istimewa Sultan dari Rohatyn

Penulis : Zhaenal Fanani

Penerbit : Diva Press

Cetakan : Pertama, Oktober 2014

ISBN : 978-602-296-036-2

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s