Tip of Bones – Terbukanya Dunia Atas dan Dunia Bawah

IMG_20141225_074438

Judul : Tip of Bones – Terbukanya Dunia Atas dan Dunia Bawah

Penulis : Jacob Julian

Penerbit : De Teens

Cetakan : Pertama, Oktober 2014

Editor : Nonov

ISBN : 978-602-255-579-7

***

Keputusan Neil sudah bulat. Dia akan tinggal di dalam kota. Dia harus mencari kekasihnya.—Hal. 89

***

Siapa yang tidak kalut apabila di malam setelah kencan, kekasih hati justru menghilang ditarik bayangan?

Itulah yang dirasakan oleh Neil, remaja yang gemar memakai jumper kebesaran ketika ia kehilangan Beatrix—kekasihnya yang hilang ditarik bayangan.

Kronologinya, Neil dan Beatrix tidak sengaja melihat sebuah rumah yang terbakar saat mereka pulang kencan. Mereka yang semula terlibat pertengkaran kecil akhirnya menyudahi pertengkaran khas sepasang keksaih itu dan melihat kejadian aneh di hadapan mereka. Sebuah rumah yang tiba-tiba terbakar! Yang lebih aneh lagi adalah, dari rumah yang terbakar itu keluar makhluk-makhluk seperti alien dan boom! Api yang membakar rumah di tepi kota itu tiba-tiba meghilang.

Beatrix yang tersulut rasa penasarannya mendekati rumah tersebut dan tanpa diduga, terdapat sebuah bayangan hitam yang besar menariknya masuk ke dalam rumah. Neil kehilangan kekasihnya saat itu juga.

Neil yang merasa bertanggungjawab atas hilangnya Beatrix, nekat memasuki rumah tersebut. Ia awalnya ingin mencari Beatrix yang ditarik oleh bayangan hitam ke dalam rumah namun, ia malah menemukan seekor merpati dan seekor Siberian Husky tengah bertarung.

Aneh bukan?

Pertarungan yang tidak imbang (karena seekor burung melawan seekor anjing besar) tersebut menjadi awal petualangan Neil untuk mencari Beatrix.

***

Awalnya, saya pikir novel ini mempunyai genre horror dengan misteri-misteri terselubung seperti yang saya lihat pada covernya. Ternyata tebakan saya tidak 100% benar. Novel ini sedikit disisipi fiksi ilmiah, terbukti dengan berubahnya seekor merpati da Siberian husky menjadi sosok manusia penjaga dunia atas dan dunia bawah.

Husky tersebut berdiri dengan kedua kakinya. Merpati yang menolongnya tadi juga melebarkan sayapnya yang kini sepert jubah dan perlahan menyusut menjadi jubah panjang yang melingkupi seorang pria berumur tiga puluhan awal bermata cekung dengan pipi berlemak. Rambutnya terlalu modis untuk ukuran merpati; berjambul dengan belakangnya acak-acakan mirip buntut merpati.

Sedangkan, si Husky kini menyusut menjadi seorang perempuan berkaus lengan panjang dengan tulisan grup band metal. Pipi wanita ini cekung dengan mata berlemak yang ditutupi rambut bermodel bob warna abu-abu seperti kulit husky tadi. Dia memakai high heels yang sepertinya menyatu dengan kulit kakinya dan jins belel yang dikenakannya.—Hal. 36.

Dan, perkenalkan!

Merpati berjambul yang berubah menjadi seorang lelaki berjubah panjang itu adalah Seaman. Penjaga pintu Dunia Atas yang teledor sehingga menyebabkan masuknya makhluk-makhluk aneh di dunia tengah.

Sedangkan Siberian Husky yang berubah menjadi wanita metal itu adalah Syamalan. Penjaga pintu Dunia Bawah yang tidak kalah teledornya dengan Seaman.

Mereka bertiga (Neil-Seaman-Syamalan) melakukan petualangan, sebenarnya pencarian akan sebuah tulang yang digunakan sebagai syarat agar Beatrix dapat ditemukan lagi.

***

Saat membaca novel ini imajinasi saya dibawa untuk berpetualang. Mencari tulang (yang entah tulang ayam atau tulang lembu), bertemu dengan Amon yang awalnya merupakan Walikota Chuck, hingga akhirnya Neil menemukan sebuah gema suara yang membuatnya tidak sadarkan diri dan bertemu dengan Beatrix.

Awalnya, saya kebingungan mengapa tiba-tiba muncul merpati dan anjing yang berkelahi di dalam rumah yang terbakar tadi. Tapi, di bab-bab terakhir, penulis menjelaskannya dan ternyata ada hubungan di balik Seaman dan Syamalan dengan Amon dan tulang yang menjadi syarat itu.

Over all, ceritanya menarik. Tapi, saya belum dapat nuansa ‘greget’ saat membacanya. Mungkin karena sempat kebingungan di awal membaca kali, ya?

Dan, saya sempat bertanya-tanya mengaja di cover hanya terdapat gambar sebuah anjing? Dan pada bab baru terdapat ilustrasi seekor anjing yang terlihat menyeramkan. Mungkin, jika Seaman membaca novel ini, ia akan cemburu karena tidak ada ilustrasi yang menggambarkan dirinya (seekor merpati).

Selanjutnya, saya agak terganggu dengan efek dari tulisan pada judul utama. Setahu saya efek yang diberikan pada judul utama adalah “Warped Text > Fish Eye” *mohon dikoreksi apabila salah* Efek tulisan tersebut menurut saya kurang pas jika digunakan untuk judul utama. Hehe

Oh iya, hampir lupa. Terjadi sedikit kesalahan pada penggunaan kata “kulit” pada hal. 36.

Pipi wanita ini cekung dengan mata berlemak yang ditutupi rambut bermodel bob warna abu-abu seperti kulit husky tadi.

Sepertinya kata “kulit” akan lebih pas jika diganti dengan kata “bulu”. Soalnya saya belum pernah melihat anjing Siberian Husky dengan “kulit” berwarna abu-abu. Hehe

sumber : http://snofrost.net/

***

So, buat teman-teman yang ingin berpetualang dengan fiksi-ilmiah-yangdisisipi horror, novel ini saya rekomendasikan untuk dibaca!

Selamat berlibur!

Merry Xmas and Happy New Year 2015 yaaa!^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s