Immortality of Shadow – Someone knocking on the door

CIMG0504

Judul : Immortality of Shadow – Someone knocking on your door

Penulis : E. Rows

Penerbit : de Teens

Tahun terbit :2014

Cetakan : Pertama

Editor : Diara Oso

ISBN : 979-602-255-683-1

***

“Sebagian orang tidak menyukai sesuatu yang mengerikan, sebagian yang lain malah sebaliknya. Sebagian orang juga memiliki versi mereka masing-masing mengenai definisi dari mengerikan itu. Tapi, Rose dan Barry mendefinisikannya dengan cara mereka sendiri. –Hal.7”

***

sumber : teoproject.cl

Kelinci.

Pasti kalian tahu kalau kelinci itu sangat lucu dan menggemaskan. Namun, pernahkah kalian membayangkan hewan tersebut tewas berlumuran darah dan tubuh yang terpotong?

Ngeri bukan?

Begitulah yang dialami oleh Corey Golik dan anak-anaknya saat mengetahui kelinci kesayangan mereka meregang nyawa dengan cara yang tragis. Mereka bergidik ngeri. Kematian kelinci itulah yang mengawali rentetan kejadian aneh semenjak mereka pindah rumah ke An Hammer, yang terletak di daerah Boonville.

***

white-with-green-accents-shingle-victorian-house-design-curved-edge-porches-tall-cone-roofing-exposed-brick-accented-pillar-victorian-house-designs-home-design-architecture-wonderful-victorian-style

sumber : http://brinkrad.com/

An Hammer, merupakan sebuah rumah bergaya Victoria klasik, dengan atap yang menjulang tinggi. Setelah melalui masa-masa tinggal bersama keluarga besar, pasangan Corey dan James Golik akhirnya memutuskan untuk membeli rumah tersebut dan pindah ke sana. Awalnya, semua nampak baik-baik saja. Bahkan, Corey telah jatuh hati pada penataan dapur dari An Hammer.

“Kabar baiknya, aku sangat suka dengan penataan dapur ini. Pintu kaca semi transparan itu bisa menghilangkan kebosanan saat masak.”—Hal.120

Sampai pada suatu malam, Elina—anak sulung Corey—menemukan si bungsu Janet tengah bermain dengan “temannya”. Janet mengatakan bahwa “temannya” itu mempunyai wajah yang terkelupas dan mengeluarkan darah. Lalu, pada malam berikutnya, Elina seperti diajak “bermain” oleh “seseorang” yang telah mengetuk pintu kamarnya. Saat ia menengok siapa yang mengetuk, hasilnya…nihil.

Keanehan selanjutnya ada pada sebuah papan permainan OUIJA yang ditemukan oleh Barry. Konon papan permainan tersebut digunakan untuk mengundang roh. Melalui papan tersebut, mereka mengetahui siapa sebenarnya “teman” dari Janet dan siapa yang mengajak bermain Eliana saat tengah malam.

Dan keanehan terakhir adalah penemuan kepala kelinci yang seakan ditarik dari tubuhnya. Kemudian Rose—saudari kembar Barry—menjadi pendiam dan sering meratap sambil duduk ditepian danau di belakang An Hammer. Ia meratap seperti orang yang kerusupan.

Dan, kunci terkuaknya misteri An Hammer dapat terungkap melalui mimpi-mimpi Barry. Tentang tewasnya sebuah keluarga yang sebelumnya menghuni An Hammer, dan tentang “seorang teman” yang kerap mengajak saudari perempuannya bermain saat tengah malam.

***

Saran saya, jangan pernah membaca novel ini ketika malam hari. Suer, nggak bisa tidur. Apa lagi untuk saya yang penakut ini. Tapi, bagi kalian yang ingin memacu adrenalin, saya sarankan untuk membacanya saat tengah malam.

***

Novel bergenre fiksi horror ini sukses banget membuat saya langsung melongok ke arah pintu kamar. Dan berdoa supaya jangan sampai ada yang mengetuknya *sayaparnosendiri*. Gaya bahasanya seperti novel-novel terjemahan. Saat membacanya saya seakan sedang menonton film horror di bioskop dengan pencahayaan remang-remang. Hiiii, ngeri!

***

Tapi, saya sangat menyayangkan cover bukunya yang menurut saya kurang. Kurang greget! Pemilihan font utama pada judul saya rasa tidak cocok. Mungkin akan lebih pas jika menggunakan tipe “Serif font”. Misteriusnya dapet. Dan juga, background cover akan lebih menarik lagi apabila diberi ilustrasi foto rumah Victoria gaya klasik. Ah, atau bayangan anak dengan muka terkelupas mungkin? *sayanggakberanibayangin*

syudu

***

At least, novel ini memberikan pelajaran bahwa ikatan batin antar keluarga memang ada. Seperti Eliana dan ibunya, Corey yang mempunyai firasat buruk saat pertama kali mendiami An Hammer. Dan juga ikatan batin Barry kepada Rose, saat saudari kembarnya itu tengah dalam bahaya.

Selamat membaca!

broken_mirror

Ps. Jangan lupa kunci pintu kamarmu sebelum tidur!  

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s