[Resensi] Twiries – The Freaky Twins Diaries

SP_A0890

Judul               : Twiries (The Freaky Twins Diaries)

Penulis             : Eva Sri Rahayu & Evi Sri Rezeki

Penerbit           : de TEENS

Tahun Terbit    : 2014

ISBN               : 978-602-255-577-3

***

“Apa sih, bedanya kalian?” tanya orang kesatu.

“Nah, kalau mata Evi itu belo-belo sipit. Kalau saya sipit-sipit belo,” jawab Eva dengan semangat.

“Apa sih bedanya kalian?” tanya orang keseratus tujuh.

“Evi belo, Eva sipit,” jawab Evi dengan tangan mengetuk-ngetuk meja tak sabar.

“Apa sih, bedanya kalian?” tanya orang ketiga ribu tiga puluh dua.

“Belo, sipit,” kata kami dengan muka datar dan memberi jawaban yang tidak menjelaskan sama sekali.

***

“Ini novel apa komik, sih?”

Pertama kali membaca buku ini, jujur saja saya bingung. Dan pertanyaan di atas selalu terngiang saat saya membaca lembar demi lembar dari buku karya penulis kembar ini.

Ah, iya.

Penulis buku ini kembar.

Penyakit lama saya kumat lagi. Penyakit tidak bisa membedakan antara anak kembar.

Tapi, melalui novel eh, komik eh, buku Twiries ini si kembar Eva dan Evi seakan menuntun saya bahwa kembar itu memang tidak sepenuhnya sama dan tidak sepenuhnya berbeda. (Nah lho…)

 

***

SP_A0893

Twiries dibuka dengan dua buah foto Eva dan Evi. Dua orang gadis cilik yang sama-sama memakai seragam sekolah dan saling bergandengan tangan. Di sisi lain ada sebuah foto dua gadis ehm dua wanita yang (untungnya) berpakaian beda warna dan gaya yang berbeda.

Satu menit.

Dua menit.

Lima menit.

Saya akhirnya angkat tangan karena dalam waktu lima menit saya tidak bisa membedakan mana Eva dan mana Evi.

 ***

Kami sengaja jalan kaki supaya bisa lama berduaan.

Bagi seseorang yag lagi backstreet, kutipan dari Eva di atas bisa untuk sesekali dicoba.

Eh, tunggu!

Saya barusan nyebut Eva?

Akhirnya!

Akhirnya saya bisa membedakan yang mana itu Eva dan yang satunya lagi pasti Evi.

Oh, jadi mata sipit-sipit belo dan belo-belo sipit itu seperti ini, toh… (Balik lagi ke halaman 18).

Dan biar saya tebak, yang kiri pasti Eva dan kanan pasti Evi.

Iya, kan?

 ***

At least, pertanyaan awal saya tentang novel atau buku sudah terjawab.

Menurut saya ini bukan novel dan juga bukan komik.

Melainkan diari dari si kembar Eva dan Evi.

Unik, lucu dan ah…

Saya jadi membayangkan bagaimana asyiknya punya kembaran. 😀

Tapi judul dari buku ini adalah Twiries (The Freaky Twin Diaries).

Dilihat dari judulnya saya kira akan ada adegan-adegan freak yang memacu adrenalin saat membaca (halah…).

Tapi sayangnya, sisi Freaky Twin yang dituangkan ke dalam tulisan belum bisa saya sebut dengan Freak yang sesungguhnya. Pseudo Freak kalau istilah science-nya.

***

Twiries layak dan wajib dibaca bagi mereka yang mengidap penyakit ‘susah-membedakan-anak-kembar’ seperti saya.

Siap-siap bingung dan merasakan sensasi ‘How twin they are’ saat membaca diari Eva dan Evi ini.

Happy reading!^^

Iklan

2 thoughts on “[Resensi] Twiries – The Freaky Twins Diaries

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s